Tujuan Melukis sebagai Sarana Terapi Psikologis


Melukis merupakan kegiatan yang sering dilakukan oleh banyak orang sebagai bentuk ekspresi diri. Namun, tahukah kamu bahwa melukis juga dapat menjadi sarana terapi psikologis yang sangat efektif? Tujuan melukis sebagai sarana terapi psikologis memang memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan mental seseorang.

Menurut Dr. Anees Bahji dari University of Alberta, “Melukis dapat membantu seseorang dalam mengatasi stres, kecemasan, dan depresi. Proses melukis dapat membantu individu untuk mengeluarkan emosi yang terpendam dan menenangkan pikiran.”

Tujuan melukis sebagai sarana terapi psikologis juga dapat membantu seseorang dalam mengembangkan kreativitas dan meningkatkan rasa percaya diri. Dengan melukis, seseorang dapat mengekspresikan dirinya dengan bebas tanpa adanya batasan.

Menurut psikolog terkenal, Carl Jung, “Seni adalah cara terbaik untuk mengungkapkan pikiran yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Melalui melukis, seseorang dapat menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang mengganggu pikirannya.”

Tak hanya itu, melukis juga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Art Therapy Association, ditemukan bahwa melukis dapat meningkatkan keterampilan kognitif seseorang dan membantu dalam mengatasi gangguan perhatian.

Jadi, jika kamu sedang merasa tertekan atau cemas, cobalah melibatkan diri dalam kegiatan melukis. Tujuan melukis sebagai sarana terapi psikologis akan membantu kamu dalam menemukan kedamaian dan keseimbangan dalam pikiran dan emosi. Jangan ragu untuk mengekspresikan diri melalui warna dan bentuk yang ada di atas kanvas, siapa tahu melalui melukis, kamu menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang selama ini mengganggu pikiranmu.